Apa itu street photography?

Semua Foto yang terdapat pada artikel ini memiliki hak cipta yang melekat pada fotografer

Apa yang terlintas di pikiran kita pada saat kita mendengar istilah street photography. jalanan? tempat umum? candid? Decisive moment? Saya rasa setiap orang akan mengidentifikasi istilah street photography secara berbeda-beda. Hal tersebut sangatlah wajar mengingat street photography sendiri merupakan genre terluas dalam dunia fotografi. “Street Photography” telah menjadi frasa yang belum bisa dibakukan secara mutlak di beberapa dekade terakhir.

Saya sendiri selama 2 tahun terakhir sedang keasyikan mendalami genre satu ini. Begitu dalamnya sehingga saya sendiri belum bisa menemukan ujungnya. Semakin saya belajar, pendapat saya mengenai Street Photography selalu berkembang dan kadangkala berubah jauh. Saya pun tidak bisa mendefinisikan secara mutlak untuk menjawab pertanyaan “Apakah street photography itu?”.

Namun pada kesempatan kali ini, saya ingin mengungkapkan pendapat logis saya tentang apa apa saja street photography itu, paling tidak untuk saya pribadi. Anggap saja bahwa artikel ini merupakan refleksi pribadi saya yang sedang mencoba memahami apa itu street photography.

BEBERAPA KARAKTER

KETINGGIAN EMPATI

Seorang street photographer seringkali “lupa” akan dirinya sendiri karena terlalu sibuk memperhatikan scene, tingkah laku subjeknya, geometri, dan lain sebagainya. Street Photography adalah genre yang membutuhkan empati tinggi, Street Photography adalah tentang melihat dan bereaksi, seeing-reacting, penuh spontanitas.
Elliot Erwitt - Dog - Personal Best

© Elliot Erwitt

Seperti foto oleh Eliot Erwitt di atas, dalam salah satu wawancaranya, Elliot Erwitt mengatakan

” Interviewer: As an on-going project, is your study of dogs a way of documenting the relationship between animals and humans?”

” Erwitt: I don’t start out with any specific interests, I just react to what I see. I don’t know that I set out to take pictures of dogs; I have a lot of pictures of people and quite a few of cats. But dogs seem to be more sympathetic.”

Jelas sekali bahwa foto tersebut merupakan refleksi dari tingginya perhatian fotografer terhadap apa yang ada di sekitarnya. Hal tersebut juga bisa dirasakan pada kebanyakan foto-foto street terkenal lainnya.

SURREAL AND YET SO REAL

Street Photography juga mencerminkan tingginya perhatian yang dituangkan fotografer pada pemandangan yang ada di hadapannya. Oleh karena itu banyak sekali karya-karya street photographer kenamaan seperti Henri Cartier Bresson, Trent Parke, Eliot Erwitt, Abbas, dll yang terlihat begitu mengagumkan, begitu “surreal”, dan kadang sangat “tidak mungkin”, namun bersamaan dengan itu, kita juga mampu menangkap bahwa foto-foto tersebut dilakukan di dunia yang sangat “nyata”. Disinilah passion, kesabaran, dan kejelian fotografer menjadi pembeda yang besar.
LON38356-660x445

© Trent Parke

Trent Parke adalah satu-satunya fotografer berkewarganegaraan Australia yang memperoleh keanggotaan resmi agen foto terkemuka, Magnum Photo. Trent dikenal dengan kemampuannya mengekspose cahaya dengan sempurna seperti foto di atas, yang merupakan pemandangan dengan suasana kehidupan sehari-hari pada umumnya. Namun lihat saja foto tersebut, dengan tehnik eksposure yang sesuai dengan pikiran/ide fotografer maka terciptalah foto mengagumkan tersebut.

BUKAN MERUPAKAN REPORTASE

Street Photography tidak harus menceritakan sesuatu, apalagi sesuatu yang hebat-hebat. Pada karya-karya kebanyakan Street Photographer, justru identik dengan aroma kehidupan sehari-hari, kehidupan biasa pada umunya yang terasa begitu kuat. Tidak seperti reportase, Street Photography juga tidak harus disajikan dalam sebuah set foto, karena sebuah foto street tidak harus memiliki hubungan satu sama lain. Bisa saja anda menyajikannya menjadi sebuah set yang memiliki kesamaan tema, namun hal tersebut tidak menjadi sebuah keharusan.

Sebuah foto street yang baik biasanya bisa dinikmati tanpa seri foto yang lain, artinya sebuah foto yang berdiri sendiri. Sebuah foto yang telah melalui proses komposisi yang teliti biasanya bisa dinikmati tanpa kehadiran pasangan foto lainnya

henri_cartier_bresson_bicycle

© Henri Cartier Bresson – Bycicle

 Seperti foto karya Henri Cartier Bresson di atas, dimana geometri yang kuat bekerja dengan sendirinya sehingga mampu membuat foto tersebut, terus menerus, dikagumi walaupun tanpa kehadiran foto lainnya.

BEBERAPA PERDEBATAN

CANDID

 Awalnya saya memahami bahwa salah satu syarat mutlak Street Fotografi adalah memotret seseorang secara candid. Namun setelah saya menemukan beberapa hal, sepertinya pemahaman tersebut mulai berubah.
William Klein Staged Unstaged

© William Klein – Contact Sheet

Seperti halnya pada foto ikonik karya William Klein di atas, saat melihat contact sheet tersebut, nampak bahwa ekspresi real dari anak yang memegang pistol adalah bukan murni candid shot. Jadi, apakah masih meyakini bahwa street photography haruslah dilakukan secara candid, tanpa sepengetahuan si subjek?

PUBLIC SPACE

Apakah sebuah foto harus direkam di area publik untuk dapat disebut sebagai foto street? Ternyata tidak demikian, banyak sekali foto-foto yang sebenarnya direkam di ruang privat seperti kamar tidur, rumah, di dalam taksi, namun masih bisa dikategorikan sebagai street fotografi
frank01

© Martine Franck 1996

Seperti foto karya Martine Franck, Istri dari Henri Cartier Bresson, di atas yang merupakan foto tentang biksu kecil bernama Tulku Khentrul Lodro Rabsel (12 Tahun) dengan gurunya Lhagyel yang direkam di dalam ruang belajar di biara Shechen, Nepal pada tahun 1996. Khentrul memulai pendidikan di biara tersebut sejak berumur 5 tahun, dan seperti biksu muda lainnya, ia dilarang bertemu dengan biksu muda lainnya pada umur tersebut.

KESIMPULAN :

Hingga saat ini, saya pribadi, tidak pernah mencoba mengklasifikasikan sebuah foto X ke dalam genre Y, karena sebuah foto seringkali begitu luas penggunaannya jika hanya dikotakkan dalam sebuah genre saja. Akan tetapi untuk saya pribadi yang selalu berusaha belajar terus menerus mengenai fotografi, saya cenderung menggunakan definisi atau istilah Street Photography untuk kemudahan referensi.

 Seperti yang telah dikemukakan di atas, street fotografi secara garis besar dapat dikenali dengan ciri khasnya yaitu sebuah foto yang tidak diharuskan ada cerita khusus di dalamnya, sebuah foto yang membutuhkan empati yang tinggi dimana kadangkala fotografer harus membuka privasinya untuk dapat masuk ke dalam privasi orang lain, dan sebuah foto yang berisi kehidupan sehari-hari, pada umumnya namun memiliki daya tarik tersendiri, “wow” effect tersendiri, karena kejelian dan passion serta kehati-hatian fotografer dalam memilah isi bingkai fotonya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail
  • http://alfdjones.tumblr.com/ Alfonsus D. Johannes

    wah kebetulan saya lagi proses lanjut mendalami Ricoh GR mas.
    terima kasih referensinya :)

    • Tomynurseta

      Waktu saya menulis di 28mm approach, saya masih pakai gr iv mas, ada rezeki sedikit jadi sekarang bisa menikmati yg GRD Apsc :)

      • http://alfdjones.tumblr.com/ Alfonsus D. Johannes

        iya mas saya yg itu juga. yg APSC. :)

        • Tomynurseta

          Mantab … :)